Header Ads

Posisi Tidur yang Harus Dihindari Karena Rentan Memicu Cedera

Posisi Tidur yang Harus Dihindari Karena Rentan Memicu Cedera

Posisi Tidur yang Harus Dihindari Karena Rentan Memicu Cedera
Posisi Tidur yang Harus Dihindari Karena Rentan Memicu Cedera - Ketika tidur, kita memang lebih banyak diam ketimbang bergerak. Namun, hal ini bukan berarti kita telah benar-benar aman dari cedera. Apakah Sobat pernah mengalami badan kesakitan ketika bangun dari tempat tidur di pagi hari? Jika iya, hal ini adalah akibat repetitive sleep injury atau cedera karena salah posisi.

Secara umum, posisi tidur merupakan masalah selera dan kebiasaan. Posisi tidur yang nyaman dan sehat bagi seseorang belum tentu enak bagi yang lain. Demikian pula sebaliknya, posisi tidur yang berbahaya bagi seseorang justru malah membuat tidur lebih nyenyak bagi yang lain.

Walaupun demikian, ada beberapa posisi tidur yang secara umum tidak dianjurkan karena sering dilaporkan memicu cedera yang disebut repetitive sleep injury. Cedera ini disebabkan oleh tekanan pada satu bagian tubuh yang berlangsung sepanjang malam selama orang tidur.

Berikut ini 2 posisi tidur yang tidak disarankan karena rentan memicu terjadinya cedera seperti dikutip dari detikHealth, Selasa (28/08/2012).

1. Tidur tengkurap

Masalah utama ketika tidur dengan posisi ini adalah leher harus menoleh agar dapat bernapas dengan efisien, sebab bila tak demikian maka wajah akan terbenam seluruhnya ke dalam bantal. Leher yang menoleh sepanjang malam dengan posisi terganjal bantal dan ditekan oleh berat badan sering memicu terjadinya nyeri leher di pagi hari.

Jika memang menyukai posisi tidur tengkurap, para ahli menyarankan untuk meletakkan bantal di sekitar leher untuk menyangganya sehingga tekanannya berkurang. Bagaimanapun, tidur tengkurap memang banyak yang suka apalagi penelitian membuktikan bahwa mimpi erotis paling sering muncul saat tidur dengan posisi ini.

2. Tidur miring dengan tangan melingkari kepala

Banyak orang tidur miring sambil melingkarkan tangannya di atas kepala. Tujuannya adalah untuk menjaga posisi bantal agar tidak bergeser-geser. Bantal yang bergeser memang menyebabkan leher terasa pegal. Namun, posisi tangan yang demikian juga tidak lebih aman karena dapat memicu cedera bahu.

Dampak yang paling sering dirasakan saat bangun tidur adalah kesemutan atau kadang mati rasa di bagian lengan karena aliran darah tidak lancar sepanjang malam. Itu belum seberapa karena akan membaik dalam waktu singkat. Sedangkan yang lebih parah adalah sendi bahu dapat terkilir karenanya.

1 comment:

  1. kalau tidur berdiri aman gak ya gan..? hhehehehe... nice info gan... blogwalking nih

    ReplyDelete

Comment Policies:

1. NO SPAM
2. NO LIVE LINK

Any violation will be deleted within 24 hours, thanks for your attention.

Template images by Ollustrator. Powered by Blogger.